Khofifah Tekankan Pentingnya Ibu-ibu Menjaga Anak di Era Teknologi

25 Desember 2016 9:02
Ketua Umum Pimpinan Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansah di hadapan 3000 Ibu-ibu dari berbagai organisasi di Balai Prajurit Manunggal, Sabtu (24/12)

MAKASSAR,INIKATA.com – Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan bersama Universitas Islam Makassar, Badan Kerjasama Organisasi Wanita, Forum Kajian Cinta Al-Qur’an, Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah serta Yayasan Jantung Sehat mendeklarasikan Gerakan Sayang Ibu Tercinta (GESIT) yang dirangkaian Peringatan Hari Ibu 2016, Sabtu (24/12) di Balai Prajurit Manunggal Makassar.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang yang didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina Gesit Sulsel dalam sambutannya mengungkapkan, bahwasanya peringatan hari ibu merupakan bukti perjuangan kaum perempuan Indonesia dari masa ke masa.

Menurutnya, perempuan adalah bagian dari sejarah terbentuknya bangsa Indonesia. Tentunya saat ini, perempuan memiliki tantangan yang tak kalah jauh besar, misalnya maraknya kekerasan anak, kekerasan seksual, penyebaran Narkoba, HIV AIDS, kriminalitas dan lain sebagainya.

Ketua Umum Pimpinan Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansah di hadapan 3000 Ibu-ibu dari berbagai organisasi mengungkapkan tentang peran perempuan mengatasi penyakit masyarakat, diantaranya perempuan harus menjadi garda terdepan memberantas Narkoba.

Tak hanya itu Khofifah meminta perempuan untuk selalu menjaga dan memperhatikan anak-anaknya di era perkembangan tekonologi dan tidal membiarkan anak-anak sibuk dengan gadgetnya, tetapi lupa dengan Ibadah, lupa akan pentingnya belajar dan lain sebagainya.

“Seorang Ibu jangan melupakan kekuatan do’a, didiklah dengan kasih sayang dan jangan lupa do’akan anak-anakmu,” ujarnya.

Tak lupa Khofifah yang juga Menteri Sosial mengajak Ibu-ibu di Makassar untuk melakukan gerakan one day one care atau sehari berbagi satu.

Gerakan ini muncul untuk peduli satu sama lain, utamanya untuk mengatasi persoalan sosial yang terjadi di masyakat. Tambahnya.

Kehadiran GESIT digagas oleh deklarator termasuk Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain, Agus Arifin Nu’mang MSi, Prof Hamdan Djuhannis PhD, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA, Prof Dr A Siti Melantik Rompegading SH MH, Dr Hj Andi Niniek F Lantara MS, Dr Hj Amrah Kasim, Dr Nurbaya, Prof Alimuddin, Dr M Muammar Bakri Lc, adapun yang menjadi duta GESIT Tumming Abu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Ketua Yayasan Lansia Sayang Budan, Nurhayati Yasin Limpo, Ketua PW Muslimat NU Sulsel Majdah Agus Arifin Nu’mang, dan Ketua Gerakan Ibu Tercinta, Neno Warisman, Ketua Muslimat NU Sesulsel, Ketua Lembaga dan Badan Otonom NU Sulsel.

Comments