Rayakan Hari Valentine, Pelajar di Makassar Bakal Disanksi

10 Februari 2017 15:42
ilustrasi.

MAKASSAR, INIKATA.com – Legislator DPRD Makassar Iqbal Djalil mengatakan hari Valentine bukan budaya Bugis Makassar. Menurutnya, warga Makassar tidak perlu ikut-ikut menirukan budaya barat.

Dengan begitu, Ustadz Ije meminta Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto agar mengimbau warga Makassar untuk tidak merayakan valentine.

“Sebagai seorang Walikota harus menyampaikan kepada masyarakatnya untuk tidak merayakan valentine. Dan warganya harus taat kepada kebaikan-kebaikan itu,”pungkasnya.

“Kalau perlu, Walikota Makassar beri himbauan kepada sekolah-sekolah untuk siswa yang menyelanggarakan valentine akan dikenakan sanksi tegas,”tandasnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris Komisi D DPRD Makassar Hamzah Hamid. Menurutnya, menjelang hari valentine, pemerintah perlu mengawasi pengawasan seluruh toko dan apotik dalam penjualan kondom bagi pelajar ataupun anak di bawah umur.

“Apalagi ini sudah sukses diterapkan pada valentine tahun lalu,” katanya.

Hari valentine, kata dia hanyalah wujud ungkapan kasih sayang yang dapat diwujudkan dalam sepucuk surat, bunga ataupun coklat. Akan tetapi, yang terjadi belakangan ini, perayaan Valentine makin ekstrem. (**)

Comments